Oke teman pada pembahasan kali ini hanya latihan mengenai konversi sistem bilangan yang sudah dibahas sebelumnya ajaa yuk simak soal dan jawabannya 😁✍️
Basis sistem Bilangan
1. Desimal: 10
2. Biner: 2
3. Oktal: 8
4. Heksa : 16
# Biner ke desimal
1. 10101
= 2⁴+2²+2⁰
=16+4+1
=21
2.1110
=2³+2²+2¹
= 8+4+2
= 14
#Biner ke oktal
= 111010011
111=7
010=2
011=3
Hasil = 723⁸
#Biner ke heksa
0011011001
=0000 = 0
=1101 = 13 (D)
=1001 = 9
Jadi : 0D9
#Desimal ke oktal
1. 100
100:8 = 12 Sisa 4
12 : 8 = 1 sisa 4
Hasil 144⁸
2.160
160:8: 20 Sisa 0
20:8 = 2 Sisa 4
Hasil ; 240⁸
3. 300
300:8= 37 Sisa 4
37: 8= 4 sisa 5
Hasil : 454⁸
4. 230
230:8 = 28 Sisa 6
28:8 = 3 Sisa 4
Hasil : 346⁸
5. 150
150:8 = 18 Sisa 6
18:8 = 2 Sisa 2
Hasil : 226⁸
6. 500
500:8 = 62 Sisa 4
62:8= 7 sisa 6
Hasil : 764⁸
7. 170
170:8= 21 Sisa 2
21:8 = 2 sisa 5
Hasil ; 252⁸
#Desimal ke heksa
1. 130
130:16=8 Sisa 2
Hasil : 82¹⁶
2. 405
405 :16= 25 sisa 5
25: 16 = 1 sisa 9
Hasil : 195¹⁶
3. 650
65:16 = 40 sisa 10(A)
40:16 = 2 Sisa 8
Hasil = 28A¹⁶
4. 250
250: 16: 15 sisa 10
Hasil = 1510 (FA¹⁶)
5. 275
275:16 = 17 Sisa 3
17:16 = 1 Sisa 1
Hasil = 113¹⁶
#Biner ke hexa
1. 1010 1110 1001 = 9EA
1010 = A
1110 = E
1001 = 9
#Desimal ke biner
1. 50
50:2= 25 Sisa 0
25:2:1= 2 Sisa 1
12:2 =6 Sisa O
6:2=3 Sisa O
3:2=1 sisa I
Hasil : 110010
2.180
180:2=90 Sisa 0
90:2=45 Sisa O
45: 2 = 22 Sisa 1
22: 2 = 11 Sisa 0
5 : 2 = 2 sisa 1
2; 2 = 1 Sisa 0
Hasil : 10110100
#konversi bilangan heksa ke biner
1.4DA2= 0100110110100010
A = 100
D = 110I
A = 1010
2=0010
2. CAB3= 1100101010110011
c = 1100
A = 1010
B = 1011
3=0011
#Heksa ke desimal
1.B6A
= (8 × 16 ²) + (6 × 16¹) + (A ×16⁰)
= (11 × 256) + (6 × 16) + (10 ×1)
= 2816+ 96+ 10
=2922
2. FDC
=(F×16²)+(D×16¹)+(C×16⁰)
=(15×16²)+(13×16¹)+(12×16⁰)
=3840+208+12
=4060
#Desimal ke hexa
1583 : 16 = 98 sisa15 (f)
98:16 = 6 sisa 2
Hasil : 62F¹⁶
Kesimpulan:
Konversi sistem bilangan merupakan dasar penting dalam dunia komputer dan teknologi. Dengan memahami cara mengubah bilangan dari satu basis ke basis lain seperti desimal, biner, oktal, dan heksadesimal, kita jadi lebih mudah membaca dan memahami data yang digunakan oleh sistem digital.
Latihan-latihan di atas menunjukkan bahwa:
1. Setiap sistem bilangan punya aturan pembagian dan pengelompokan masing-masing.
2. Konversi bisa dilakukan dengan langkah sederhana seperti pembagian berulang, pengelompokan digit, dan pemahaman nilai posisi.
3. Simbol huruf dalam heksa (A–F) mewakili angka
desimal 10–15.
Terima kasih 😺
