Kamis, 08 Januari 2026

Pengolahan Citra Digital: UAS

Nama: Siti Linda Nur Fadilah
Nim   :23040055
Kelas :R1 5A



SOAL:




JAWABAN:


1.

a. LINE

Fungsi:
Untuk membuat garis lurus.

Perintah:

  1. Ketik L lalu Enter

  2. Klik titik awal

  3. Klik titik akhir

  4. Enter untuk selesai

b.OFFSET

Fungsi:
Menduplikasi objek dengan jarak sejajar tertentu.

Perintah:

  1. Ketik O

  2. Masukkan jarak (misal: 10)

  3. Klik objek

  4. Klik arah offset

c. EXTEND

Fungsi:
Memanjangkan garis sampai menyentuh garis batas.

Perintah:

  1. Ketik EX

  2. Enter (pilih semua sebagai batas)

  3. Klik garis yang mau dipanjangkan

d. TRIM

Fungsi:
Memotong bagian garis yang berlebih.

Perintah:

  1. Ketik TR

  2. Enter

  3. Klik bagian garis yang mau dipotong

e. FILLET

Fungsi:
Membuat sudut melengkung (radius).

Perintah:

  1. Ketik F

  2. Ketik R → Enter

  3. Masukkan radius (misal: 5)

  4. Klik dua garis

f. COPY

Fungsi:
Menyalin objek.

Perintah:

  1. Ketik CP

  2. Pilih objek

  3. Tentukan titik awal

  4. Tentukan titik tujuan

g. MOVE

Fungsi:
Memindahkan objek.

Perintah:

  1. Ketik M

  2. Pilih objek

  3. Tentukan titik awal

  4. Tentukan titik tujuan

h. MTEXT

Fungsi:
Menulis teks paragraf.

Perintah:

  1. Ketik MT

  2. Drag kotak teks

  3. Ketik tulisan

  4. OK / Close Text Editor

i. HATCH

Fungsi:
Mengisi area tertutup dengan pola atau arsiran.

Perintah:

  1. Ketik H

  2. Pilih pola

  3. Klik area tertutup

  4. Enter

j. MIRROR

Fungsi:
Mencerminkan objek (kiri-kanan / atas-bawah).

Perintah:

  1. Ketik MI

  2. Pilih objek

  3. Tentukan 2 titik garis cermin

  4. Pilih No jika tidak mau menghapus objek asli

k. CHAMFER

Fungsi:
Membuat sudut miring (tidak melengkung).

Perintah:

  1. Ketik CHA

  2. Ketik D → Enter

  3. Masukkan jarak 1 dan 2

  4. Klik dua garis

l. CIRCLE

Fungsi:
Membuat lingkaran.

Perintah:

  1. Ketik C

  2. Klik titik pusat

  3. Masukkan radius / diameter

m. ARRAY

Fungsi:
Menggandakan objek secara teratur.

Jenis array:

  • Rectangular (kotak)

  • Polar (melingkar)

  • Path (mengikuti garis)

Perintah:

  1. Ketik AR

  2. Pilih objek

  3. Pilih jenis array

  4. Atur jumlah & jarak

n. DIMSTYLE

Fungsi:
Mengatur gaya ukuran/dimensi.

Perintah:

  1. Ketik D

  2. Klik Modify

  3. Atur ukuran teks, panah, skala

  4. Set Current

o. ARC

Fungsi:
Membuat garis lengkung.

Perintah:

  1. Ketik A

  2. Tentukan titik awal

  3. Tentukan titik tengah

  4. Tentukan titik akhir

p. LEADER

Fungsi:
Membuat garis penunjuk keterangan.

Perintah:

  1. Ketik LE

  2. Klik titik objek

  3. Tarik arah garis

  4. Ketik teks keterangan

q. LINE TYPE

Fungsi:
Mengatur jenis garis (putus-putus, center, dll).

Perintah:

  1. Ketik LT

  2. Klik Load

  3. Pilih jenis garis

  4. Terapkan ke objek

2. 

Pengolahan Citra Digital: Teori dan Aplikasi Nyata

Pengarang: Priyanto Hidayatulloh

Penerbit: Informatika, Bandung, 2017

ISBN: 978-602-6232-42-7 (Sumber: prili.primakara.ac.id)

Pada dasarnya buku ini secara khusus ditujukan sebagai diktat atau buku ajar untuk mata kuliah pengolahan citra digital di jurusan Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. 

Buku ini terdiri dari beberapa bagian yaitu : 

Bab 1 Pendahuluan: yang memberi pengantar dan pemahaman mengenai tujuan dari pengolahan citra digital, aplikasi dari citra digital, apa itu citra digital, serta elemen-elemen pengolahan citra digital 

Bab 2 Dasar Citra Digital: mebahas mengenai apa itu struktur mata manusia hubungannya dengan bagaimana mata manusia mengartikan gambar, proses dijitalisasi, bagaimana representasi citra digital, dan komponen-komponen dalam citra digital. 

Bab 3 Peningkatan Mutu Citra Pada Domain Spasial: membahas bagaimana memperbaiki citra dengan menggunakan pengolahan piksel yang meliputi contrast stretching, pengolahan histogram baik lokal maupun global dan pengolahan mask atau filtering yang terdiri dari smoothing dan sharpening. 

Bab 4 Peningkatan Mutu Citra Pada Domain Frekuensi: membahas mengenai bagaimana memperbaiki mutu citra dengan menggunakan domain frekuensi melalui proses transformasi fourier dan membahas bermacam jenis filter baik lowpass filter maupun highpass filter.

Bab 5 Restorasi Citra: membahas mengenai proses rekonstruksi atau perbaikan citra yang terdegradasi oleh noise pada domain spasial maupun pada domain frekuensi. Di bab ini juga dibahas berbagai model noise.

Bab 6 Kompresi Citra: membahas bagaimana mereduksi jumlah data yang dibutuhkan untuk menyimpan sebuah citra baik dengan metode lossless compression maupun lossy compression. 

Bab 7 Segmentasi Citra: membahas bagaimana membagi citra dalam region-region dengan menggunakan metode deteksi diskontinyuitas melalui pendeteksian tepi dari obyek-obyek dalam citra maupun metode deteksi similaritas dengan thresholding dan region growing. 

Kesimpulan :

  • Pengolahan citra digital memungkinkan komputer “melihat” dan memanipulasi gambar. 
  • Mulai dari struktur citra dan representasi piksel, ke filter dasar, lalu domain frekuensi, restorasi, kompresi, segmentasi, sampai aplikasi nyata seperti pengenalan pola. 
  • Buku memberi teori disertai contoh pemrograman sehingga pembaca bisa belajar praktik langsung.

3. Hasil Gambar :
 



Rabu, 26 November 2025

Latihan 7 ; menggambar pagar bendungan

Halo semua,aku balik lagi.  

Tugas kali ini adalah membuat pagar dengan sentuhan batu yg menarik loh.

Gambar AutoCAD ini menampilkan desain pagar yang memadukan elemen modern dan alami. Pagar ini terdiri dari beberapa bagian utama yang bekerja bersama untuk menciptakan tampilan yang menarik dan fungsional.

 

Elemen Desain:

- Pondasi Batu: Bagian dasar pagar menggunakan susunan batu alam (stone masonry) yaitu menggunakan hatch

- Tiang dan Balok: Tiang (post) setinggi 1.5 meter dan balok (beam) berukuran 200 x 400 mm berfungsi sebagai struktur utama pagar.

- Panel Pagar: Panel pagar dengan jarak 100 mm antar elemen memberikan tampilan modern dan terbuka.

- Dimensi: Gambar mencantumkan dimensi detail, termasuk tinggi pagar (1100 mm), jarak antar tiang (1000 mm), dan detail lainnya yang penting untuk konstruksi.

Kesimpulan; 

Desain ini sangat cocok untuk rumah dengan gaya arsitektur modern atau minimalis yang ingin menambahkan sentuhan alami. Kombinasi batu alam dan elemen garis lurus menciptakan estetika yang seimbang dan menarik.

Semoga artikel ini bermanfaat!


Siti Linda Nur Fadilah (23040055)

Rabu, 19 November 2025

Belajar Menggambar 3 Bentuk Mekanik di AutoCAD

Halo kawan yg dirahmati Allah SWT~

Habis uts gaboleh leha-leha karna masih ada aja tugas yg berdatangan dan tugas kali ini adalah membuat gambar yang berkaitan dengan mekanik nih, cosplay jadi anak teknik ternyata sama aja pusingnya. Ini pembahasan dan hasil dari gambar yang aku bikin nih.







PENJELASAN:

1. Gambar Pertama – Lingkaran Dengan Lubang 4× Ø18 dan Chamfer 45°

Tapi ternyata maksudnya cuma bikin garis miring dengan panjang 25 mm dan sudut 45 derajat.
Pakai perintah CHAMFER atau gambar manual pakai LINE + ROTATE juga bisa.
2. Gambar Kedua – Bentuk Kotak Dengan Segitiga Kecil dan Garis Putus-Putus
Awalnya saya kira rumit, tapi ternyata cuma:
Setelah segitiganya jadi, saya rapihin garis-garis dengan TRIM dan OFFSET biar bentuknya sama seperti contoh.
3. Gambar Ketiga – Kotak 16 mm, Lingkaran Ø25, dan Chamfer 25×45°
Sisanya cuma ngatur garis tepi, lubang, dan kotak-kotak kecil di dalamnya pakai OFFSET + TRIM.

Di gambar pertama ini, saya mulai dari yang paling gampang dulu, yaitu bikin lingkaran. Setelah itu saya kasih empat lubang dengan ukuran Ø18. Cara saya:

  • Bikin lingkaran utama pakai CIRCLE

  • Terus bikin satu lubang Ø18

  • Copy jadi 4 buah pakai ARRAY (Polar)

  • Baru lanjut ke chamfer 45°

Bagian chamfer ini awalnya bikin saya bingung karena ada ukuran "25 × 45°".

Gambar kedua lebih banyak detail kecil, terutama segitiga hitam yang ada di tengah itu.

  • Bikin kotak dasar

  • Tambahin garis putus-putus (DASHED) buat bagian tersembunyi

  • Terus bikin segitiga kecilnya pakai POLYGON 3 sisi atau gambar manual pakai LINE

Supaya sudut segitiga pas, saya pakai Ortho OFF dan sudutnya tinggal diatur pakai Dynamic Input.

Menurut saya, ini gambar yang paling banyak ukuran tapi tetap bisa diselesaikan asal fokus.

Bagian yang saya kerjain:

  • Bikin kotak bawah yang ukurannya 16 mm

  • Bikin tinggi total 130 mm

  • Lebar total 114 mm

  • Tambah lingkaran Ø25 di tengah

  • Kasih chamfer 25 × 45°

Chamfer ini sama seperti gambar pertama, cuma sudutnya tetap 45°, panjangnya 25 mm.

  • Kerjain dari bentuk yang paling besar dulu, baru detail kecil

  • Pakai OFFSET sesering mungkin, karena itu kunci gambar cepat

  • Pakai DIMSTYLE yang rapi biar ukuran gampang dibaca

  • TRIM itu penyelamat kalau garis mulai numpuk

Yang penting jangan panik. Kalau salah tinggal undo aja.

Tiga gambar mekanik ini awalnya bikin saya bingung, apalagi pas lihat chamfer, segitiga kecil, dan ukuran yang ribuan. Tapi setelah saya pecah jadi langkah-langkah kecil, semuanya jadi lebih mudah dan asik.


see you again...


Autocad Latihan 2 Autocad : Membuat rumah 2 tingkat yg sederhana

Halo guys~~
Minggu kedua belajar Autocad ini adalah latihan kelompok membuat rumah dua tingkaat loh. Belajar AutoCAD kadang bikin pusing, tapi kalau dikerjain pelan-pelan ternyata bisa banget. Di sini saya mau share cara saya bikin gambar rumah 2 tingkat di AutoCAD dengan langkah yang simpel dan gampang dipahami.

1. Mulai Dari Settingan Dimensi yang pas

Sebelum gambar apa pun, saya selalu atur DIMSTYLE dulu.
Biar ukuran angka dimensi gak kecil atau kegedean.
Yang saya pakai :
Text Height: 50
Arrow Size: 35
Overall Scale: 10
Setingan ini paling aman buat gambar berukuran ribuan.

2. Bikin Denah Lantai 1
Saya mulai gambar dari lantai 1:
Gambar garis luar bangunan
Tentuin ruangan-ruangannya
Offset dinding (biasanya 120–150)
Rapihin garis yang numpuk pakai TRIM
Intinya bikin dulu bentuk dasar rumahnya.

3. Kasih Dimensi
Kalau gambarnya sudah terbentuk, baru saya masukin dimensi:
Ukuran total bangunan
kasih hatch pola yang menarik
Sesuaikan line dengan ukuran yang sesuai, jika sudah hitung dimensi untuk mengecek ukuran gambarnya.

Hasil tugas kelompok : 
1. Siti linda nur fadilah (23040055)
2. Nani Irnasari (23040068)

Sekian semoga bermanfaat!

Selasa, 11 November 2025

Latihan 3: Trim, Fillet, Arc, & Circle

Sebelum lihat hasil gambarku, yuk bahas dulu empat perintah dasar yang kupelajari Trim, Fillet, Arc, dan Circle! 

1. TRIM

Perintah TRIM dipakai buat motong atau ngilangin bagian garis, busur, atau objek yang berlebihan.
Tujuannya biar gambar jadi lebih rapi dan sesuai bentuk yang diinginkan. Biasanya sih dipakai setelah bikin beberapa garis yang saling nyilang.

Cara pakai:
Ketik TRIM → Enter → pilih semua objek → Enter → klik bagian yang mau dipotong.

Contoh: motong ujung garis yang keluar dari batas lingkaran atau bagian objek lain.

 2. CIRCLE

Perintah CIRCLE digunakan buat bikin lingkaran, bisa dari titik pusat dan radius, atau juga dari dua/tiga titik pembentuk lingkaran.
Ini salah satu perintah yang paling sering dipakai, apalagi kalau lagi gambar benda mekanik.

Cara pakai:
Ketik CIRCLE → Enter → tentukan titik pusat → masukkan nilai radius.

Contoh: bikin lubang, roda, atau bagian pipa yang bentuknya lingkaran.

3. FILLET

Perintah FILLET fungsinya buat bikin sudut jadi melengkung halus dengan radius tertentu.
Cocok banget kalau kamu pengen ubah sudut tajam jadi lebih halus atau kelihatan profesional.

Cara pakai:
Ketik FILLET → Enter → ketik R → Enter → masukkan nilai radius → klik dua garis yang mau disambung.

Contoh: bikin lengkungan di sudut pipa atau komponen mekanik biar nggak kaku.

 4. ARC

Perintah ARC dipakai buat bikin busur alias bagian dari lingkaran.
Ada beberapa cara buat gambar arc, kayak 3 Point, Start-Center-End, atau Start-End-Angle — tinggal pilih yang paling cocok sama kebutuhan gambarnya.

Cara pakai (contoh 3 Point):
Ketik ARC → Enter → pilih titik awal → titik tengah busur → titik akhir.

Dari praktik AutoCAD kali ini, aku jadi makin ngerti gimana cara pakai perintah dasar kayak Trim, Fillet, Arc, dan Circle buat bikin gambar teknik yang presisi dan terstruktur.

Berikut ini hasil gambar yg aku buat :


Sekian semoga bermanfaat.

UTS Pengelolaan Citra Digital

Nama : Siti Linda Nur Fadilah 

Nim   : 23040055

Halo disini saya akan memberikan penjelasan tentang UTS pengelolaan Citra Digital dan memperlihatkan hasil praktek yang saya buat pada tugas yang sudah diberikan.

1. Jelaskan kegunaan perintah dibawah ini :

    • Line : Digunakan untuk membuat garis lurus, perintah yang digunakan adalah L - enter
    • Offset  : Untuk menggandakan garis atau bentuk pada jarak yang sudah ditentukan, perintah yang digunakan adalah o - enter.
    • Extend : Berfungsi untuk memperpanjang garis dengan garis lain. Perintahnya Extend - enter.
    • Trim : Untuk memotong garis dan menghapus juga garis yang tidak digunakan, perintah yang digunakan itu Tr - enter
    • Fillet : Digunakan untuk membuat sudut lengkung (radius) di antara dua garis. Perintah yang dipakai adalah F - enter, lalu R - enter lalu masukkan radius nya.
    • Copy : Untuk mencopy atau menggandakan objek ke posisi lain. Perintah yg digunakan bisa Cp - enter
    • Move : Yaitu memindahkan objek dari posisi awal ke posisi yang diinginkan. perintah yang digunakan M - enter
    • Mtext : Digunakan untuk menambahkan text, perintahnya bisa ketik Mtext lalu enter. 
    • Hatch : Perintah yang digunakan untuk memberikan pola arsiran. Perintahnya bisa degan mengetik Hatc - enter.
    • Mirror : Membuat salinan atau cermin dari objek yang sudah diselect area sebelumnya. Perintah yang digunakan adalah Mi - enter, diantara pilihan yes dan no, pilih lah yang No.
    • Chamfer : Membuat sudut miring pada dua garis atau sisi. Perintahnya yaitu CH - enter, D - enter, 2 - enter dan 2 enter lagi. Angka 2 bisa disesuaikan dengan angka lain sesuai kebutuhan dan sudut kemiringan yang diinginkan.
    • Circle : Untuk membuat lingkaran, dengan perintahnya yaitu Ci - enter. Kita juga menentukan titik pusat dan diameternya.
    • Array : Digunakan untuk menggandakan objek pada gambar. Perintahnya ketik Arr - enter, klik kanan maka muncul pilihan array yang akan digunakan. Array ada tiga jenis : Rectangular Array (berfungsi untuk meng-copy objek dengan pola rectangular (persegi)), Path Array (berfungsi untuk meng-copy objek mengikuti pola objek yang kita gunakan sebagai path (jalur) Array), dan Polar Array (berfungsi untuk meng-copy objek dengan pola melingkar,)
    • Dimstyle atau dimension : Digunakan untuk melihat ukuran pada gambar atau pola yang sudah dibuat apakah sudah sesuai atau belum.

Praktek lisan yang saya dapatkan adalah membuat Line, offset dan Chamfer. 
- Buat garis terlebih dahulu  dengan ketik L- ENTER lalu tarik garis sesuai yang diinginkan, ketik O- enter untuk meng-offset atau mengandakan garisnya. Lalu untuk melakukan perintah chamfer bisa 
buat 2 garis terlebih dahulu. lalu ketik CH- enter, D - enter, 2 - enter, 2 enter lalu select satu garis ke garis lain lalu enter.

2. Gambarlah citra dibawah ini dengan sesuai dimensinya:


Berikut ini adalah hasil yang praktek yang saya buat berdasarkan tugas membuat gambar dan pola yang ditentukan :

    Hasil gambar UTS yg lainnya:


Sekian semoga bermanfaat.

Sabtu, 11 Oktober 2025

Mengenal Autocad dan perintah yg digunakan


Materi ini dari mata kuliah Pengolahan Citra Digital yg belajar mengenal citra digital melalui software keren bernama AutoCAD.
Tapi mungkin ada yang masih bingung nih, sebenarnya AutoCAD itu apa sih? Yuk, kita bahas biar tau.


•••☀️

A. Apa Itu AutoCAD?

AutoCAD itu singkatan dari Computer-Aided Design, yang kalau diterjemahkan bebas artinya desain berbantuan komputer. Jadi, AutoCAD adalah software yang digunakan untuk menggambar atau mendesain objek dalam bentuk 2D maupun 3D.

Gampangnya gini kalau dulu orang gambar rumah pakai pensil dan penggaris di kertas milimeter, sekarang tinggal buka laptop, nyalain AutoCAD, dan tring! kamu bisa bikin desain digital yang super akurat.
Mulai dari denah rumah, rancangan mesin, sampai desain interior semua bisa dibuat di sini.

AutoCAD pertama kali dikembangkan oleh John Walker tahun 1982, awalnya dengan nama Interact. Kemudian dikembangkan lagi oleh Michael Riddle, sampai akhirnya resmi dikenal dunia dengan nama AutoCAD.
Sejak itu, AutoCAD jadi software wajib di dunia arsitektur, teknik sipil, mesin, bahkan industri kreatif.

•••☀️

B. Fungsi dan Kegunaan AutoCAD

Nah, kalau ngomongin fungsi, AutoCAD tuh multifungsi banget.
Awalnya sih cuma buat bikin gambar dua dimensi (2D), tapi seiring waktu, kemampuannya makin berkembang.

Di AutoCAD, kamu bisa:

Membuat desain yang presisi dan terukur, cocok buat rancangan bangunan atau komponen mesin.

Membuat tampilan 3D realistis, lengkap dengan pencahayaan, bayangan, dan tekstur biar kelihatan kayak benda nyata.

Mengedit gambar dengan cepat, karena kamu bisa geser, potong, salin, atau ubah ukuran objek hanya dengan satu perintah.

Kenapa banyak orang tetap milih AutoCAD, padahal udah banyak software desain lain?
Jawabannya simpel: presisi dan fleksibilitasnya.
Desain di AutoCAD tuh bener-bener detail, bahkan sampai ukuran milimeter bisa diatur. Dan satu lagi — perintah-perintahnya (atau biasa disebut command) tuh lengkap banget.

•••☀️

C. Perintah Dasar AutoCAD yang Wajib Kamu Tahu

Oke, sekarang kita masuk ke bagian paling penting, yaitu perintah-perintah dasar di AutoCAD.
Jadi, di AutoCAD, semua perintah dijalankan lewat command line, yaitu tempat kamu ngetik kode singkat biar sistemnya jalan.
Misalnya kamu mau bikin garis, cukup ketik “L” trus tekan Enter. Gampang banget, kan?

Yuk kita bahas satu-satu :

1. Line

Perintah ini buat bikin garis lurus. Kamu tinggal ketik L, tekan Enter, lalu klik dua titik di area kerja. Bisa garis vertikal, horizontal, atau miring sesuai kebutuhanmu.

2. Rectangle

Mau bikin persegi atau persegi panjang? Cukup ketik REC dan tekan Enter. Pilih titik awal, lalu tentukan ukuran panjang dan lebarnya.

3. Circle

Perintah C digunakan untuk bikin lingkaran. Kamu tinggal pilih titik tengah, lalu masukkan jari-jari atau diameter lingkarannya.

4. Arc

Kalau kamu pengen bikin busur (bagian dari lingkaran), ketik ARC. Gunakan tiga titik untuk menentukan bentuk busurnya.

5. Copy dan Move

Dua perintah ini hampir mirip.
Copy (CO) buat menyalin objek ke tempat lain, sedangkan Move (M) buat mindahin objek yang sudah ada.

6. Trim dan Extend

Nah ini kayak fitur gunting dan perpanjangan otomatis.
Trim (TR) buat motong garis yang kelebihan, sementara Extend (EX) buat memperpanjang garis sampai menyentuh objek lain.

7. Rotate dan Mirror

Kalau kamu mau muter objek, pakai Rotate (RO).
Sedangkan kalau kamu mau bikin pantulan atau bayangan cermin dari suatu objek, gunakan Mirror (MI).

8. Fillet dan Chamfer

Fillet (F) buat bikin sudut jadi melengkung lembut, sedangkan Chamfer (CHA) bikin sudutnya miring tajam. Dua-duanya sering dipakai di desain mekanik atau arsitektur biar hasilnya lebih rapi.

9. Hatch

Kalau kamu pengen kasih pola di area tertutup (misalnya dinding atau lantai), pakai Hatch (H). Pilih area dan pola yang kamu mau, AutoCAD bakal otomatis ngisi.

10. Dimension

Nah ini penting banget buat nunjukin ukuran.
Cukup ketik DIM, pilih dua titik, dan AutoCAD bakal munculin angka jaraknya. Bisa juga buat ngukur sudut dengan perintah DIMANGULAR.

11. Text dan Property

Kalau mau kasih keterangan di gambar, pakai TEXT. Kamu bisa atur tinggi huruf, jenis font, dan posisi teks.
Sementara itu, Property (CH) dipakai buat ngubah warna, jenis garis, atau ketebalan objek.

12. Zoom dan Pan

Kalau gambar kamu terlalu kecil atau mau pindah area kerja, gunakan Zoom (Z) buat memperbesar tampilan dan Pan (P) buat geser layar tanpa ngubah posisi objek.

•••☀️

D. Perintah AutoCAD untuk Desain 3D

Kalau kamu udah lumayan lancar di 2D, saatnya naik level ke 3D design.
AutoCAD juga bisa bikin objek 3D yang keren banget!

1. Extrude

Perintah Extrude (EXT) berfungsi untuk “menaikkan” objek 2D jadi bentuk 3D. Misalnya kamu gambar persegi, lalu kamu kasih tinggi — jadilah kubus.

2. Slice dan Subtract

Slice (SL) buat motong objek 3D jadi dua bagian.
Sementara Subtract (SU) berguna buat mengurangin satu bentuk dari bentuk lainnya, kayak bikin lubang di balok.

3. Union dan Pyramid

Union (UNI) berguna buat gabungin dua objek 3D jadi satu kesatuan.
Sedangkan Pyramid (PYR) bikin bentuk piramida 3D dengan jumlah sisi sesuai keinginanmu.

 4. Render dan View

Kalau kamu pengen hasil desainnya kelihatan realistis, pakai Render (RR). Kamu bisa atur pencahayaan, warna, dan bayangan biar tampilannya makin hidup.
Lalu dengan View (V), kamu bisa lihat objek dari berbagai sudut: atas, depan, samping, atau perspektif 3D.



E. Penutup

Nah, itu dia pembahasan panjang kita tentang AutoCAD dan perintah-perintah dasarnya.
Kesimpulannya, AutoCAD bukan cuma sekadar software gambar, tapi juga alat penting buat menuangkan ide dan kreativitas secara presisi.

Dengan AutoCAD, kita belajar bukan cuma menggambar, tapi juga berpikir terstruktur dan teliti.
Setiap garis punya makna, setiap titik punya ukuran, dan setiap desain punya cerita.

Hasil latihan minggu pertama


See you 🙌



Sabtu, 12 Juli 2025

UAS Sistem Digital

 Jawaban UAS Sistem Digital : 

NAMA : Siti Linda Nur Fadilah 

NIM : 23040055



Jawaban : 





Video penjelasan YT : 


See you again💖🙌





Minggu, 06 Juli 2025

Belajar Peta Karnaugh

Peta Karnaugh (dibaca: Karnof atau Karnaught Map, disingkat: K-Map) pakai bahasa bayi tapi jelas, detail, lengkap, dan gampang banget dimengerti yaa 

Kita juga bahas hubungannya sama sistem digital. Yuk langsung gas!


APA ITU PETA KARNAUGH (K-MAP)?

Peta Karnaugh itu kayak kotak-kotak ajaib yang dipakai buat nyederhanain rumus logika (Boolean).
Rumus logika biasanya panjang dan ribet, nah K-Map ini bantu kita bikin rumusnya jadi lebih pendek & gampang.

Intinya: 

Bayangin kamu punya PR matematika isinya rumus ribet kayak:
A'B + AB' + AB
Peta Karnaugh bisa bantu kamu gambar-gambar aja di kotak, terus rumusnya otomatis jadi simpel! 🧃✨


🟩 BENTUK PETA KARNAUGH

Tergantung berapa variabel (huruf logikanya) yang dipakai:

Jmlh Variabel  Ukuran Kotak (K-Map)
2 variabel   2 × 2 (4 kotak)
3 variabel   2 × 4 (8 kotak)
4 variabel 4 × 4 (16 kotak)

Makin banyak variabel → makin gede petanya.


 CONTOH: K-MAP 2 VARIABEL (A dan B)

A\B 0 1
0
1

 Cara isi K-Map:

  1. Bikin tabel kebenaran (truth table) → isinya kombinasi A dan B

  2. Masukin hasil (0 atau 1) ke dalam kotak yang sesuai

  3. Kelompokkan angka 1 yang berdempetan (bisa 1, 2, 4, 8…)

  4. Tulis rumus baru dari kelompok itu → lebih pendek!


🧠 CONTOH PRAKTIK

Misalnya kamu punya hasil:

A   B     Output
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 0

Ini namanya XOR (A B)

Kalau pakai K-Map:

A\B    0 1
0 0 1
1 1 0

Lalu kita kelompokin yang 1, dan hasil rumus simpelnya:
➡️ A'B + AB'

Tuh, dari tabel langsung dapet rumus pendek tanpa ngitung panjang-panjang!


🧩 HUBUNGAN K-MAP DENGAN SISTEM DIGITAL

Sekarang kamu tanya:
"Terus, hubungannya sama sistem digital apa?"

Jawabannya: besar banget!
Karena semua komputer, HP, kalkulator, mesin otomatis itu pakai rangkaian logika digital. Nah, rangkaian itu dibuat dari rumus logika (Boolean).

Tapi… rumus logika bisa panjang banget dan bikin rangkaian jadi boros gerbang logika (AND, OR, NOT).

Makanya, Peta Karnaugh dipakai supaya:

  • Rumusnya disederhanakan → jadi lebih pendek

  • Rangkaian logika jadi lebih hemat

  • Komponen elektronik jadi lebih sedikit

  • Kerja mesin lebih cepat dan efisien


🎁 Kesimpulan Gaya Bayi:

  • Peta Karnaugh itu kotak ajaib buat nyederhanain rumus logika

  • Dipakai di semua sistem digital biar hemat dan efisien

  • Kerjaannya: dari rumus ribet → jadi rumus pendek

  • Bikin otak dan alat elektronik nggak capek mikir



Apa itu Aljabar bolean?



Apa itu Aljabar Boolean?

Aljabar Boolean itu adalah ilmu ngitung logika.
Isinya cuma dua angka aja:

  • 1 artinya benar / nyala / hidup

  • 0 artinya salah / mati / tidak aktif

Jadi... kalau matematika biasa pakai 0–1–2–3–4,
nah kalau Boolean mah cuma 0 dan 1 doang. Kayak hidup dan mati 😆


Buat Apa Aljabar Boolean?

Aljabar Boolean dipakai buat ngatur logika di komputer dan alat digital.
Semua alat elektronik canggih: HP, komputer, kalkulator, lift, sampai lampu otomatis — kerjanya berdasarkan logika Boolean.

Logikanya kayak gini:

  • Kalau tombol ditekan DAN sensor nyala → maka mesin hidup.

  • Kalau salah satu mati → mesin nggak nyala.

Nah, aljabar Boolean bantu bikin rumus logikanya biar bisa dirancang ke dalam rangkaian elektronik (pakai gerbang logika kayak AND, OR, NOT).


🧩 OPERASI DASAR BOOLEAN

1. AND (dan)

Simbol: · atau AND
Logikanya: dua-duanya harus 1 biar hasilnya 1

B   A AND B
0 0     0
0 1 0
1 0 0
1 1 1 ✅

🧃 Ibarat kamu butuh dua kunci buat buka pintu → dua-duanya harus ada.


2. OR (atau)

Simbol: + atau OR
Logikanya: asal ada yang 1, hasilnya 1

B   A OR B
0 0 0
0 1 1 ✅
1 0 1 ✅
1 1 1 ✅

🍩 Kayak: “Aku mau donat atau es krim” → dikasih salah satu aja udah seneng 😆


3. NOT (kebalikan)

Simbol: garis di atas huruf () atau !A
Logikanya: dibalik

A NOT A
0 1
1 0

Contohnya: kamu bilang “jangan makan” → kebalikannya: “makan”.


Operasi Gabungan (Rumus Boolean)

Kadang kita pakai gabungan kayak:

  • A·B + C → artinya: A DAN B, atau C

  • A̅·B → artinya: A dibalik dulu, baru AND sama B


🎯 Tujuan Aljabar Boolean:

  • Menyederhanakan logika yang rumit

  • Supaya alat digital lebih efisien dan cepat

  • Digunakan dalam rangkaian logika (gerbang AND, OR, NOT dll)C

  • Contoh Gampang:

Misalnya kamu bikin mesin otomatis:
"Kalau pintu tertutup DAN sensor gerak aktif → nyalakan alarm"

Nah, itu ditulis pakai aljabar Boolean:
P · S = A
(P = pintu, S = sensor, A = alarm)

Kalau P = 1 dan S = 1 → Alarm = 1 (nyala)


Tips Biar Gampang Ngerti:

  1. Ingat: 0 = mati, 1 = nyala

  2. AND = harus semua aktif

  3. OR = cukup salah satu

  4. NOT = dibalik aja


 Kesimpulan:

  • Aljabar Boolean itu ilmu logika 0 dan 1

  • Isinya operasi kayak AND, OR, NOT

  • Dipakai buat ngatur cara kerja alat elektronik

  • Tujuannya supaya alat digital bisa mikir “ya/tidak” dengan cepat



Penggabungan beberapa gerbang logika

Rangkuman mengenai pembahasan penggabungan beberapa gerbang logika.


 Untuk pembahasan secara lengkapnya ada di link YouTube dibawah ini : 



Semoga membantu, see you next time 😉

Rabu, 02 Juli 2025

Belajar rangkaian Flip Flop

1 APA ITU FLIP-FLOP?


Flip-Flop adalah komponen logika digital yang digunakan untuk menyimpan 1 bit data, yaitu 0 atau 1.


> Gampangnya: Flip-Flop itu kayak memori kecil yang bisa inget "nyala" atau "mati" sampai ada perintah untuk berubah.


 Ibaratnya:

Kamu pencet tombol → lampu nyala (1).

Kamu pencet tombol lain → lampu mati (0).

Selama nggak ada pencetan lagi, lampunya tetap dalam kondisi terakhir.

Nah, lampu itu ibarat Flip-Flop dia ingat status terakhir.


2. HUBUNGAN FLIP-FLOP DENGAN SISTEM DIGITAL


Sistem digital (seperti komputer, kalkulator, jam digital, HP, dll) semuanya butuh tempat untuk menyimpan informasi sementara.

Nah, Flip-Flop dipakai di:


* Register (tempat simpan data sementara)

* Counter (penghitung: detik, menit, klik)

* Memori (RAM, cache)

* Shift register

* Clock/timing sistem


> Jadi Flip-Flop = dasar dari memori digital dan alat hitung digital.


Tanpa Flip-Flop, sistem digital nggak bisa "ingat".


3. JENIS-JENIS FLIP-FLOP


1. SR Flip-Flop (Set-Reset)


* S (Set): buat nyalain (data = 1)

* R (Reset): buat matiin (data = 0)

  Kalau dua-duanya 0 → tidak berubah.


| S | R | Q (output) |

| - | - | ----------------- |

| 0 | 0 | Tetap |

| 1 | 0 | 1 (Set) |

| 0 | 1 | 0 (Reset) |

| 1 | 1 | Tidak valid ❌ |


---


2. D Flip-Flop (Data / Delay)


* Cuma 1 input: D

* Output akan mengikuti D saat clock aktif


> Kalau D = 1 dan clock bunyi → Q = 1

> Kalau D = 0 dan clock bunyi → Q = 0


 3. T Flip-Flop (Toggle)


* Saat T = 1 → output akan berubah dari 0 ke 1 atau sebaliknya

* Saat T = 0 → output tetap


4. JK Flip-Flop


* Gabungan dari SR tapi lebih fleksibel

* Kalau J = K = 1 → output akan toggle

* Kalau J = 0, K = 1 → Reset

* Kalau J = 1, K = 0 → Set

* Kalau J = K = 0 → Tidak berubah


---


4. FLIP-FLOP DALAM RANGKAIAN SERI dan PARALEL


 A. Rangkaian Seri


* Flip-Flop disusun berurutan output satu Flip-Flop masuk ke Flip-Flop berikutnya.

* Disebut juga Shift Register

* Contoh: menggeser data, misalnya 1010 jadi 0101.


Ibaratnya: orang-orang berbaris, terus oper bola satu-satu ke temannya.


 B. Rangkaian Paralel


* Semua Flip-Flop diisi secara bersamaan dengan data berbeda.

* Digunakan di register paralel buat nyimpan banyak bit sekaligus.


🍼 Ibaratnya: semua orang pegang bolanya masing-masing pada waktu yang sama.


---


📦 PERBEDAAN SERI vs PARALEL:


| Rangkaian | Cara Kerja | Kegunaan |

| ----------- | ----------------------------------- | -------------------------------------- |

| Seri  | Data masuk satu per satu, urutan | Shift register, delay, pemrosesan bit |

| Paralel| Data masuk bareng, masing Massing FF | Register memori, penyimpanan multi-bit |


CONTOH PENGGUNAAN FLIP-FLOP DI KEHIDUPAN DIGITAL


* Jam digital: menghitung detik → menit → jam (pakai counter dari Flip-Flop)

* Register CPU: menyimpan data sementara saat proses

* Tombol ON/OFF: ingat posisi tombol terakhir

* Shift Register: kirim data serial ke printer


KeSIMPULAN


* Flip-Flop = memori kecil buat nyimpen data 1 bit

* Digunakan buat sistem digital biar bisa ingat sesuatu

* Ada banyak jenis: SR, D, T, JK

* Bisa dirangkai seri (berurutan) atau paralel (barengan)

* Dasar dari memori, counter, timer, register, dan alat digital lainnya


---


Demultiplexer dan MultiPlexer

Pembahasan materi Demultiplexer dan MultiPlexer. Mari simak artikel berikut ini.



🎚️ MULTIPLEXER (MUX)

❓ Apa itu?

Multiplexer itu alat logika digital yang tugasnya:
Milih satu dari banyak sinyal input, terus ngirimin ke satu output.

Pokoknya MUX = banyak input → 1 output, yang dipilih sesuai sinyal pemilih (selector).


Ibaratnya kaya kamu lagi duduk di meja makan, ada banyak piring makanan (input).

Tapi kamu cuma bisa makan satu jenis makanan, sesuai nomor yang kamu pilih (selector).

Misalnya:

  • Kamu pencet selector 10 (artinya makanan ke-2)

  • MUX langsung kasih makanan nomor 2 doang

🧠 Jadi MUX itu kayak alat pilih makanan otomatis, dia ambil dari banyak pilihan, tapi cuma satu yang dikirim ke mulut (output).


🧮 Contoh MUX 4-to-1:

  • Input (I0, I1, I2, I3) = 4 makanan

  • Selector (S1, S0) = 2 bit buat milih

  • Output (Y) = makanan yang kamu makan

S1   S0   Output Y
0 0 I0
0 1 I1
1 0 I2
1 1 I3

🧸 Kamu bilang: “Aku mau I2!” → selector kasih kode 10 → MUX kirim data dari I2 ke output.


🔧 Gunanya MUX:

  • Ngirit jalur kabel: cuma kirim 1 data dari banyak

  • Dipakai di sistem komunikasi, sinyal, komputer

  • Buat nyambungin banyak data ke 1 jalur



📬 DEMULTIPLEXER (DEMUX)

❓ Apa itu?

Kebalikan dari MUX.
DEMUX = 1 input → dikirim ke salah satu dari banyak output, tergantung sinyal pemilih (selector).


Ibaratnya kaya kamu bawa air minum (input), lalu kamu pengen bagi airnya ke salah satu gelas (output).

Tapi kamu cuma bisa tuang ke satu gelas aja, tergantung kamu pilih gelas nomor berapa (selector).

Misalnya:

  • Kamu pencet selector 01 → air cuma dituang ke gelas ke-1 (O1)

Jadi DEMUX itu kayak pipa air yang bisa diarahkan, airnya cuma keluar di jalur yang kamu pilih.


🧮 Contoh DEMUX 1-to-4:

  • Input (D) = 1 sumber data

  • Selector (S1, S0) = 2 bit buat pilih jalur

  • Output (O0, O1, O2, O3) = 4 gelas (jalur keluar)

S1   S0    Output Aktif
0 0 O0
0 1 O1
1 0 O2
1 1 O3

Air cuma keluar di 1 gelas, sisanya kosong.


🔧 Gunanya DEMUX:

  • Nyalain salah satu lampu dari satu sinyal

  • Nyalain jalur speaker, printer, dll

  • Dipakai di sistem kontrol otomatis, digital switching


🔁 Bedanya MUX dan DEMUX:

🔍 Perbedaan MUX       (Multiplexer)         DEMUX (Demultiplexer)
Arah data Banyak input → 1 output 1 input → banyak output
Selector Memilih input yg dikirim ke output Memilih output mana yg diberi input
Contoh Pilih 1 makanan dari banyak piring Tuang 1 air ke salah satu gelas
Kegunaan Gabung data dari banyak sumber Sebar data ke beberapa tempat

🎮 Analogi Mainan:

  • MUX: Kamu lagi nonton Netflix — banyak film (input), tapi kamu cuma nonton 1 (output), sesuai yang kamu pilih.

  • DEMUX: Kamu punya 1 remote AC, tapi bisa nyalain 1 dari 4 AC di kamar berbeda (output) → tergantung kamu pilih kamar mana.


Segitu aja see you 👋