Dalam mengenal cisco yaitu merupakan perusahaan pertama yang merilis sebuah router dengan tujuan untuk memberikan dukungan pada berbagai protokol jaringan yang beroperasi secara komersial. Protokol jaringan tersebut selanjutnya akan dikembangkan menjadi jenis protokol baru yang berikutnya memiliki sebutan proprietary network protokol dan menyandang brand secara resmi seperti misalnya VLAN Trunking Protocol.
Untuk saat ini, brand ternama ini sudah memproduksi beberapa jenis hardware seperti switch, router, firewall, pesawat VoIP, wireless access point dan lain sebagainya.Akademi Jaringan Cisco
Dalam mengenak cisco, perlu diketahui bahwa rangka untuk menjadi sumber daya manusia yang memadai serta bisa mencukupi kebutuhan untuk mendesain, mengoperasikan, melakukan penerapan sekaligus untuk memberikan keamanan secara khusus dari semua produknya yang sudah tersebar di seluruh bagian dunia maka dibangunlah sebuah lembaga pendidikan yang memiliki fokus studi dalam bidang jaringan.
Lembaga tersebut berada dan berpusat di Amerika serta membuka kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan formal atau non formal yang ada di seluruh dunia agar supaya bisa mendistribusikan ilmu pengetahuan yang memadai untuk kebutuhan pengelolaan semua perangkat brand Cisco.Sertifikasi
Dalam mengenal cisco juga akan ada sertifikasi yaitu sebagai bentuk tanda bukti dan penghargaan atas kemampuan dan kompetensi yang dimiliki oleh semua peserta didik yang sudah berhasil menempuh serta menyelesaikan kurikulum pendidikan dikeluarkan sertifikat secara resmi dari lembaga pendidikan tersebut. Cisco memiliki tiga jenjang sertifikasi, yaitu Associate, Professional, dan Expert. Sertifikasi CISCO meliputi :
Mikrotik merupakan perangkat lunak, sekaligus sistem operasi yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer dapat berfungsi sebagai network (jaringan), pengendali, atau pengatur lalu lintas antar jaringan komputer. Mikrotik juga menggunakan sistem operasi berbasis Linux dan menjadi dasar network router. Sistem operasi (OS) ini sangat cocok untuk membangun administrasi jaringan komputer yang berskala kecil hingga besar.
Namun, hingga saat ini masih banyak orang yang salah memahami pengertian dari mikrotik dan router. Jika mikrotik adalah sebuah sistem operasi yang termasuk dalam golongan open source, maka router merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai penghubung antara dua jaringan atau lebih. Jadi, perbedaan yang paling mendasar adalah mikrotik sebagai software dan router berperan menjadi hardware.
Maka dengan demikian, Mikrotik bisa dikatakan sebagai sistem operasi Router yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan, sekaligus mengatur semua aktivitas network (jaringan) secara keseluruhan. Mikrotik terdiri dari beragam fitur yang diproduksi untuk jaringan wireless maupun IP network, sistem ini juga cocok untuk dipakai pada ISP, provider hotspot dan warnet

Sertifikat Mikrotik
MTCNA (MikroTik Certified Network Associate), program sertifikasi untuk teknisi pada tingkatan entry-level. Sertifikasi ini membantu Network Engineeruntuk memahami dasar-dasar networking dan meningkatkan atau memberi nilai tambah pada Network Engineer MTCNA diperuntukkan bagi Network Specialist, Network Administrator, dan Network Support Engineer dengan pengalaman 1 – 3 tahun. MTCNA akan melakukan validasi bahwa seseorang telah memiliki kemampuan untuk instalasi, konfigurasi, operasioanal, dan pemecahan masalah pada jaringan ber-skala menengah (medium-size network)
Jadi apa bedanya cisco dan mikrotik ?
Jenis router dari Cisco ada beberapa jenis seri. Semakin canggih seri maka semakin canggih dan memiliki fitur lengkap yang disediakan oleh Cisco. Untuk harganya tentu akan semakin mahal sesuai dengan yang diberikan. juga dapat dioperasikan melalui CLI. Router juga dapat menggunakan sistem operasi IOS. Jika Anda memahami prinsip-prinsip dasar menggunakan perintah IOS, maka Anda tidak akan mengalami banyak kendala ketika Anda mulai belajar mengoperasikan router.
Kalau router Mikrotik sendiri adalah sebuah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membuat komputer menjadi jaringan router yang andal, termasuk berbagai fitur yang dibuat untuk jaringan IP dan jaringan nirkabel, cocok untuk digunakan oleh ISP dan penyedia hotspot.
Jika dilihat dari fungsinya, Cisco berfungsi sebagai penghubung antara dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router memiliki bagian yang mirip dengan PC. Sedangkan fungsi dari Mikrotik adalah untuk jaringan skala kecil dan skala besar, tentu saja ini disesuaikan dengan sumber daya daripada komputer itu sendiri.
Jika dilihat dari segi harga, routerboard milik Cisco yang paling murah harganya berkisar Rp 20 juta sebaliknya untuk router Mikrotik sendiri paling mahal adalah Rp 20 juta. Sedangkan jika dilihat dari penggunaannya, Mikrotik biasanya digunakan pada kelas small dan medium enterprise. Sedangkan untuk enterprise dan ISP (internet service provider) lebih banyak menggunakan Cisco. Dua jenis router ini dapat diambil datanya dengan tool network monitoring seperti Netmonk.
Jadi, mana yang terbaik? Jika kami sarankan sebaiknya lihat dulu apa yang Anda butuhkan. Jika Anda memiliki perusahaan kecil dan perusahaan menengah, sebaiknya Anda memilih Mikrotik. Sebaliknya, jika Anda memiliki perusahaan yang besar, maka Cisco adalah jawaban yang tepat untuk Anda. Untuk mendapatkannya pun cukup mudah, Anda bisa dengan mudah mendapatkannya di toko-toko online seperti Bhinneka maupun Tokopedia.
kesimpulan
Cisco dan Mikrotik adalah dua solusi jaringan yang berbeda. Cisco merupakan perusahaan yang menyediakan perangkat keras jaringan seperti router dan switch, serta menawarkan sertifikasi berjenjang (CCNA, CCNP, CCIE) untuk meningkatkan kompetensi teknis. Mikrotik, di sisi lain, adalah sistem operasi berbasis Linux yang menjadikan komputer berfungsi sebagai router, ideal untuk jaringan skala kecil hingga besar dengan sertifikasi MTCNA untuk teknisi entry-level.
Secara umum, Cisco lebih cocok untuk perusahaan besar dan ISP dengan kebutuhan jaringan kompleks, sedangkan Mikrotik lebih terjangkau dan sesuai untuk usaha kecil dan menengah. Pilihan terbaik bergantung pada skala dan kebutuhan spesifik jaringan yang diinginkan.
