Sabtu, 22 Februari 2025

Memahami Bilangan serta konversi bilangannya


📝📚

Halo teman-teman! Hari ini kita akan belajar tentang Sistem bilangan. Sistem bilangan itu seperti cara kita menghitung dan menulis angka, tapi ada berbagai cara yang bisa digunakan lohh, yuk simak materi hari ini. 

1. Apa Itu Sistem Bilangan?

Sistem bilangan adalah kumpulan simbol yang digunakan untuk mewakili bilangan. Sistem bilangan yang umum digunakan manusia adalah desimal, yaitu sistem bilangan berbasis 10. Kalo bahasanya agak rumit kita bisa bayangkan kita punya beberapa cara untuk menghitung sesuatu, seperti:  

- Sistem Desimal (Basis 10)→ Ini yang biasa kita pakai, angka dari 0 sampai 9.  

- Sistem Biner (Basis 2) → Hanya pakai angka 0 dan 1, ini yang dipakai komputer.  

- Sistem Oktal (Basis 8)→ Pakai angka 0 sampai 7.  

- Sistem Heksadesimal (Basis 16) → Pakai angka 0 sampai 9 dan huruf A sampai F.  

2.  Contoh Sehari-hari : 

- Sistem Desimal: Saat kita menghitung uang, kita pakai angka 0-9.  Misal ada 2 permen maka kita biasa menghitung dengan 1, 2, dst.  

- Sistem Biner:Komputer hanya mengerti 0 dan 1, seperti saklar lampu (ON atau OFF). Bisa dibilang komputer itu seperti kumpulan lampu kecil yg dinyalakan oleh banyak saklar juga.

- Sistem Heksadesimal: Digunakan dalam kode warna di komputer (contoh: #FF5733 dalam desain grafis).  

3. Konversi sistem bilangan 

Konversi sistem bilangan adalah proses mengubah basis bilangan satu ke basis bilangan lain yang nilainya sama. 

Contoh konversi sistem bilangan: Konversi bilangan desimal ke biner, Konversi bilangan desimal ke oktal, Konversi bilangan oktal ke bilangan lain, Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan lain, Konversi bilangan biner ke bilangan lain.

 Misalnya, kita ingin mengubah angka 10 desimal ke biner:  

1. 10 ÷ 2 = 5 sisa 0

2. 5 ÷ 2 = 2 sisa 1

3. 2 ÷ 2 = 1 sisa 0

Jadi, 10 desimal = 1010 biner

1. Cara Mengubah Angka Desimal ke Biner : 

Bayangkan kamu punya kelereng dan setiap kali kamu membagi dua, kamu harus mencatat sisa kelereng yang tidak bisa dibagi.  Contoh: Mengubah angka 13 dari desimal ke biner.  

1. 13 ÷ 2 = 6, sisa 1  

2. 6 ÷ 2 = 3, sisa 0

3. 3 ÷ 2 = 1, sisa 1

Sekarang, kita tulis jawabannya dari bawah ke atas:  

13 desimal = 1101 biner

 2. Cara Mengubah Angka Biner ke Desimal: 

Sekarang kita coba balik, misalnya kita punya angka 1101 dalam biner dan ingin mengubahnya ke desimal.  

1. Kita mulai dari kanan:  

   - 1 × 1 = 1

   - 0 × 2 = 0

   - 1 × 4 = 4

   - 1 × 8 = 8

2. Lalu kita jumlahkan: 8 + 4 + 0 + 1 = 13 

Jadi, 1101 biner = 13 desimal

3. Cara Mengubah Angka Desimal ke Oktal

Sama seperti biner, tapi kali ini kita membagi dengan angka 8

Contoh: Mengubah angka 25 dari desimal ke oktal.  

1. 25 ÷ 8 = 3, sisa 1

2. 3 ÷ 8 = 0, sisa 3

Jawabannya dari bawah ke atas: 31 

Jadi, 25 desimal = 31 oktal

4. Cara Mengubah Angka Oktal ke Desimal

Misalnya kita punya angka 31 dalam oktal dan ingin mengubahnya ke desimal.  

1. Kita pecah jadi:  

   - 3 × 8 = 24

   - 1 × 1 = 1

2. Lalu jumlahkan: 24 + 1 = 25

Jadi, 31 oktal = 25 desimal

 5. Cara Mengubah Angka Desimal ke Heksadesimal

Sekarang kita pakai pembagian 16  

Contoh: Mengubah 45 dari desimal ke heksadesimal.  

1. 45 ÷ 16 = 2 , sisa 13 (13 dalam heksadesimal adalah "D")  

Jawabannya dari bawah ke atas: 2D 

Jadi, 45 desimal = 2D heksadesimal

 6. Cara Mengubah Angka Heksadesimal ke Desimal 

Misalnya kita punya angka 2D dalam heksadesimal dan ingin mengubahnya ke desimal.  

1. Kita pecah jadi:  

   - 2 × 16 = 32

   - D (13) × 1 = 13

2. Lalu jumlahkan: 32 + 13 = 45

Jadi, 2D heksadesimal = 45 desimal 

Catatan; 

- Kalau dari desimal ke sistem lain, kita pakai pembagian dan baca hasilnya dari bawah ke atas.  

- Kalau dari sistem lain ke desimal, kita pakai perkalian dengan angka basisnya lalu dijumlahkan.  

Kesimpulan : 

Sistem bilangan penting dalam bisnis digital karena membantu komputer bekerja. Dengan memahami ini, kita bisa lebih mudah belajar tentang teknologi dan data digital.  Semoga mudah dimengerti!✨

Kamis, 13 Februari 2025

Pembahasan materi tentang Sistem Digital

Pembahasan materi ke 1 Mata kuliah Sistem Digital Teknik Informatika 

1. Pengertian sistem digital menurut 2 pendapat ahli ?

  •  Menurut Musnaini, Suherman, Wijoyo, & Indrawan, sistem digital adalah perkembangan dari sistem analog yang menggunakan urutan angka untuk mewakili informasi. Sementara menurut buku Ajar Sistem Digital Untuk Teknik Informatika, sistem digital adalah sistem yang mengukur nilai dalam bentuk diskrip berupa digit-digit atau angka-angka.

  • Menurut Lev Manovich, sistem digital adalah bentuk representasi informasi menggunakan angka dan simbol biner. Sistem ini memungkinkan produksi, penyimpanan, dan manipulasi data secara akurat, seperti dalam pemrosesan teks, gambar, atau audio 

2. Pengertian sistem bilangan adalah ?

  • Sistem bilangan adalah cara untuk mewakili besaran suatu item fisik menggunakan simbol-simbol tertentu. Sistem bilangan memiliki basis (radix) tertentu yang tergantung pada jumlah bilangan yang digunakan. 

Menurut ahli, sistem bilangan adalah:

1. Kumpulan simbol khusus yang digunakan untuk membangun suatu bilangan. 

2. Cara untuk mewakili dan menghitung jumlah atau nilai 

3. Sistem penulisan yang mewakili bilangan yang ditulis menggunakan bilangan, digit, atau simbol lain 

4. Sistem bilangan yang umum digunakan manusia adalah desimal, yaitu sistem bilangan yang menggunakan 10 macam simbol untuk mewakili suatu besaran. 

3. Apa itu Jenis sistem bilangan ?

A.Bilangan Biner

Bilangan biner atau binary digit (bit) adalah suatu sistem penulisan angka dengan menggunakan dua lambang adalah 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada zaman ke-17 

B. Bilangan Oktal

Bilangan oktal adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan angka. Simbol yang digunakan pada sistem bilangan ini adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Bilangan biner adalah dasar semua bilangan digital yang dapat terbaca oleh sistem komputer.

C. Bilangan Desimal

Sistem angka desimal hanya memiliki sepuluh (10) digit dari 0 hingga 9. Setiap angka (nilai) diwakili dengan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 dalam sistem angka ini. Basis sistem angka desimal adalah 10, karena hanya memiliki 10 digit.

D. Bilangan Heksadesimal

Bilangan heksadesimal adalah bilangan yang memiliki 16 basis. Simbol-simbol itu mulai dari 0 sampai 9 kemudian dilanjutkan dengan A sampai F. Bilangan heksadesimal sering digunakan untuk memberi kode warna di dunia komputer.

Misalnya warna putih akan diberi kode warna #FFFFFF sedangkan warna warna hitam akan diberi kode warna #000000

4. Apa itu Gerbang logika dan macam - macamnya?

  • Gerbang logika adalah komponen dasar dalam rangkaian digital yang digunakan untuk memproses sinyal input dan menghasilkan output berdasarkan operasi logika tertentu. Gerbang logika berfungsi sebagai dasar pembuatan sirkuit dalam perangkat elektronik, seperti komputer dan alat elektronik lainnya. 

Berikut adalah beberapa macam gerbang logika beserta penjelasannya:

1. AND: Output bernilai 1 hanya jika semua input bernilai 1. Jika ada satu input yang bernilai 0, maka outputnya 0.

   - Contoh: A = 1, B = 1 → Output = 1

2. OR: Output bernilai 1 jika setidaknya salah satu input bernilai 1. Jika semua input bernilai 0, maka outputnya 0.

   - Contoh: A = 0, B = 1 → Output = 1

3. NOT: Gerbang ini membalikkan nilai input. Jika inputnya 1, outputnya 0, dan sebaliknya.

   - Contoh: A = 1 → Output = 0

4. NAND: Kebalikan dari gerbang AND. Output bernilai 0 hanya jika semua input bernilai 1. Jika ada input bernilai 0, maka outputnya 1.

   - Contoh: A = 1, B = 1 → Output = 0

5. NOR: Kebalikan dari gerbang OR. Output bernilai 1 hanya jika semua input bernilai 0.

   - Contoh: A = 0, B = 0 → Output = 1

6. XOR (Exclusive OR): Output bernilai 1 jika hanya satu input yang bernilai 1. Jika kedua input sama, outputnya 0.

   - Contoh: A = 1, B = 0 → Output = 1

7. XNOR (Exclusive NOR): Kebalikan dari gerbang XOR. Output bernilai 1 jika kedua input memiliki nilai yang sama.

   - Contoh: A = 1, B = 1 → Output = 1

Gerbang-gerbang logika ini adalah elemen dasar dalam perancangan sistem digital, seperti sirkuit aritmatika, memori, dan pengolahan data.

Sekian Terima kasih 🫂